Sabtu, 17 November 2018

Wisata Literasi


Wisata Literasi
Secara umum, pengertian wisata literasi atau literary tourism ialah jenis atraksi wisata budaya yang di dasarkan pada sebuah karya fiksi atau kehidupan pribadi seseorang pengarang. Dalam pengertiannya adalah mengunjungi tempat-tempat yang menjadi latar sebuah novel, rumah tempat seorang pengarang berproses, hingga ziarah ke makam para pengarang besar yang telah meninggal.

Di beberapa Negara seperti Amerika danEropa, wisata literasi bahkan cukup digemari wisatawan. Bukti terbaik untuk pernyataan di atas adalah Casa di Guilleta di Verona, Italia. Bangunan tua warisan abad ke – 13 tersebut diyakini sebagai salah satu latar tempat dalam karya monumental William Shakespeare, Romeo and Juliet. Tak lepas dari konteks histori – kultural, Casa di Guilleta merupakan salah satu destinasi wisata andalan kota Verona.

Wisata menelusuri kota Dublin di Irlandia yang jadi latar cerita novel Ullyses karya James Joyce. Hingga kini paket wisata menyusuri kota itu masih ada. Selain jadi kunjungan atas dasar literasi, hal seperti ini juga dapat menjadi cara melestarikan keaslian tata kota.

Fakta lain yang tak kalah menarik disajikan dalam literarytourist.com. Situs sebuah travel agent di Amerika Utara tersebut secara khusus menjadikan paket wisata literasi sebagai produk utama yang mereka tawarkan pada wisatawan. Pada tahun 2014 lalu, travel agent  tersebut bahkan membuat paket perjalanan wisata ke Wales sebagai upaya mmperingati 100 tahun kelahiran penyair Dylan Thomas.

Dibandingkan dengan Negara-negara lain di dunia, tingkat literasi anak-anak dan orang dewasa di Indonesia sangat rendah. Kemampuan membaca, berhitung dan pengetahuan sains anak-anak Indonesia berada di bawah Singapura, Vietnam, Malaysia dan Thailand berdasarkan hasil tes PISA (The Programme for International Student Assesment) yang dirilis oleh Organisation for Economic Co – operation and Development (OECD) pada tahun 2016.

Untuk meningkatkan pengetahuan dan kecerdasan anak-anak Indonesia, perlu dilakukan sebuah metode yang mampu diterima oleh mereka. Salah satunya seperti wisata literasi ini. Mengisi liburan dengan cara yang produktif, berkualitas sekaliagus menyenangkan. Wisata dimana orang yang berlibur mengisi waktunya dengan membaca dan menulis. Membaca disini dapat diartikan sebagai membaca buku, jurnal, majalah, surat kabar atau juga pergi ke suatu tempat untuk mencari informasi baru yang belum pernah kita dengar atau ketahui. Seperti mengunjungi took buku, datang ke perpustakaan atau membaca fenomena yang terjadi dalam kehidupan masyarakat untuk kemudian dijadikan sebagai bahan tulisan. Sedangkan menulis, dapat dilakukan bukan hanya disebuah ruangan, tetapi dimanapun sepanjang itu nyaman atau tidaknya digunakan untuk menulis.

Ditengah kemacetan, daripada berkeluh kesah dengan kemacetan yang parah, lebih baik digunakan untuk membaca buku, Koran atau berita dari media online seperti detik.com, seputarindonesia.com dan lain – lain. Bagi yang memiliki buku, dapat membawa buku – buku yang kita sukai dari rumah. Buku – buku yang cocok dibaca di perjalanan seperti cerpen, novel atau buku – buku pelajaran untuk mengisi waktu luang yang kita miliki. Selain membaca, kita juga bisa melakukan aktivitas seperti menulis.

Berikut ini adalah tempat – tempat yang bisa dijadikan untuk wisata literasi :
1.      Taman Tabebuya
Terletak di jalan Moh. Kahfi I, taman ini sangat mudah ditemukan karena letaknya di jalan utama. Memiliki fasilitas yang baik seperti gazebo yang difungsikan sebagai perpustakaan mini. Berisi kurang lebih 100 koleksi buku.

2.      Taman Mini Indonesia Indah
TMII mulai dibangun pada tahun 1972. 3 tahun kemudian tepatnya tanggal 20 April 1975, TMII pun diresmikan. Disana terdapat anjungan setiap daerah, bangunan keagamaan, dan sarana rekreasi seperti Istana anak-anak Indonesia, kereta gantung, perahu angsa arsipel Indonesia, sky world Indonesia, dan lain-lain.

3.      Seaworld Ancol Jakarta
Tempat untuk memperkenalkan biota laut. Berbagai biota ditampilkan dalam 28 akuarium dengan kategori yang berbeda dan berlabel informasi mengenai biota lau yang ada.

4.      Kebun Binatang Safari
Terdapat di desa Cibeureum wilayah kecamatan Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Dengan konsepnya yang seperti hutan dan membiarkan hewan yang ada disana hidup seperti berada pada habitat mereka masing-masing.

5.      Kebun Raya Bogor
Kebun Raya pertama di Asia Tenggara ini secara resmi mulai dibangun tahun 1817. Terdapat 15,000 spesies tanaman yang terdapat di dalam Kebun raya ini.

6.      Taman Bunga Nusantara
Lokasi yang berada di ketinggian membuat taman ini memiliki udara yang sangat sejuk khas daerah pegunungan. Objek wisata ini menawarkan berbagai taman yang mempunyai daya Tarik tersendiri dan keunikan masing-masing, seperti taman air, taman mawar, taman perancis, taman  rahasia (Labyrinth), taman bali, taman mediterania, taman palem, taman gaya jepang, taman rumah kaca, dan terdapat hamparan karpet yang tersusun dari bunga-bunga yang berwarna-warni tersusun rapih menyerupai karpet.

7.      Faunaland Ancol Jakarta
Berdiri diatas lahan dengan luas sekitar 5 hektar yang terdiri dari daratan dan perairan. Faunaland mengusung konsep Papua yang merupakan perpaduan antara benua Australia dan Asia untuk menciptakan keindahan fauna, flora dan seni budaya regional.

8.      Pasar Seni
Tidak cuma menyajikan kerajinan dan seni, disini juga ada akademi seni yang merupakan pendidikan seni. Pengunjung terutama pelajar  akan diajarkan berbagai seni, seperti biola, drum, vocal dan lain-lain.

Wisata literasi juga erat kaitannya dengan wisata edukasi, karena di dalam wisata literasi ada nilai-nilai edukasinya. Jadikan waktu liburan kita bukan hanya sebagai sarana menghabiskan waktu, tapi liburan yang produktif, liburan yang berkualitas, liburan yang memberikan manfaat bagi kita dalam menambah pengetahuan, wawasan atau bahkan menambahkan ilmu kita dalam berkarya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar