Wisata Literasi
Secara umum, pengertian
wisata literasi atau literary tourism ialah jenis atraksi wisata budaya yang di
dasarkan pada sebuah karya fiksi atau kehidupan pribadi seseorang pengarang. Dalam
pengertiannya adalah mengunjungi tempat-tempat yang menjadi latar sebuah novel,
rumah tempat seorang pengarang berproses, hingga ziarah ke makam para pengarang
besar yang telah meninggal.
Di beberapa Negara seperti
Amerika danEropa, wisata literasi bahkan cukup digemari wisatawan. Bukti terbaik
untuk pernyataan di atas adalah Casa di
Guilleta di Verona, Italia. Bangunan tua warisan abad ke – 13 tersebut diyakini
sebagai salah satu latar tempat dalam karya monumental William Shakespeare, Romeo and Juliet. Tak lepas dari konteks
histori – kultural, Casa di Guilleta merupakan
salah satu destinasi wisata andalan kota Verona.
Wisata menelusuri kota
Dublin di Irlandia yang jadi latar cerita novel Ullyses karya James Joyce. Hingga kini paket wisata menyusuri kota
itu masih ada. Selain jadi kunjungan atas dasar literasi, hal seperti ini juga
dapat menjadi cara melestarikan keaslian tata kota.
Fakta lain yang tak kalah menarik
disajikan dalam literarytourist.com.
Situs sebuah travel agent di Amerika Utara tersebut secara khusus menjadikan
paket wisata literasi sebagai produk utama yang mereka tawarkan pada wisatawan.
Pada tahun 2014 lalu, travel agent
tersebut bahkan membuat paket perjalanan wisata ke Wales sebagai upaya mmperingati
100 tahun kelahiran penyair Dylan Thomas.
Dibandingkan dengan Negara-negara
lain di dunia, tingkat literasi anak-anak dan orang dewasa di Indonesia sangat
rendah. Kemampuan membaca, berhitung dan pengetahuan sains anak-anak Indonesia
berada di bawah Singapura, Vietnam, Malaysia dan Thailand berdasarkan hasil tes
PISA (The Programme for International
Student Assesment) yang dirilis oleh Organisation for Economic Co – operation
and Development (OECD) pada tahun 2016.
Untuk meningkatkan
pengetahuan dan kecerdasan anak-anak Indonesia, perlu dilakukan sebuah metode
yang mampu diterima oleh mereka. Salah satunya seperti wisata literasi ini. Mengisi
liburan dengan cara yang produktif, berkualitas sekaliagus menyenangkan. Wisata
dimana orang yang berlibur mengisi waktunya dengan membaca dan menulis. Membaca
disini dapat diartikan sebagai membaca buku, jurnal, majalah, surat kabar atau
juga pergi ke suatu tempat untuk mencari informasi baru yang belum pernah kita
dengar atau ketahui. Seperti mengunjungi took buku, datang ke perpustakaan atau
membaca fenomena yang terjadi dalam kehidupan masyarakat untuk kemudian
dijadikan sebagai bahan tulisan. Sedangkan menulis, dapat dilakukan bukan hanya
disebuah ruangan, tetapi dimanapun sepanjang itu nyaman atau tidaknya digunakan
untuk menulis.
Ditengah kemacetan, daripada
berkeluh kesah dengan kemacetan yang parah, lebih baik digunakan untuk membaca
buku, Koran atau berita dari media online seperti detik.com,
seputarindonesia.com dan lain – lain. Bagi yang memiliki buku, dapat membawa
buku – buku yang kita sukai dari rumah. Buku – buku yang cocok dibaca di
perjalanan seperti cerpen, novel atau buku – buku pelajaran untuk mengisi waktu
luang yang kita miliki. Selain membaca, kita juga bisa melakukan aktivitas
seperti menulis.
Berikut ini adalah tempat –
tempat yang bisa dijadikan untuk wisata literasi :
1.
Taman Tabebuya
Terletak di
jalan Moh. Kahfi I, taman ini sangat mudah ditemukan karena letaknya di jalan
utama. Memiliki fasilitas yang baik seperti gazebo yang difungsikan sebagai
perpustakaan mini. Berisi kurang lebih 100 koleksi buku.
2.
Taman Mini Indonesia Indah
TMII mulai
dibangun pada tahun 1972. 3 tahun kemudian tepatnya tanggal 20 April 1975, TMII
pun diresmikan. Disana terdapat anjungan setiap daerah, bangunan keagamaan, dan
sarana rekreasi seperti Istana anak-anak Indonesia, kereta gantung, perahu
angsa arsipel Indonesia, sky world Indonesia, dan lain-lain.
3.
Seaworld Ancol Jakarta
Tempat untuk
memperkenalkan biota laut. Berbagai biota ditampilkan dalam 28 akuarium dengan
kategori yang berbeda dan berlabel informasi mengenai biota lau yang ada.
4.
Kebun Binatang Safari
Terdapat di desa
Cibeureum wilayah kecamatan Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Dengan konsepnya yang
seperti hutan dan membiarkan hewan yang ada disana hidup seperti berada pada
habitat mereka masing-masing.
5.
Kebun Raya Bogor
Kebun Raya
pertama di Asia Tenggara ini secara resmi mulai dibangun tahun 1817. Terdapat 15,000
spesies tanaman yang terdapat di dalam Kebun raya ini.
6.
Taman Bunga Nusantara
Lokasi yang
berada di ketinggian membuat taman ini memiliki udara yang sangat sejuk khas
daerah pegunungan. Objek wisata ini menawarkan berbagai taman yang mempunyai
daya Tarik tersendiri dan keunikan masing-masing, seperti taman air, taman
mawar, taman perancis, taman rahasia
(Labyrinth), taman bali, taman mediterania, taman palem, taman gaya jepang,
taman rumah kaca, dan terdapat hamparan karpet yang tersusun dari bunga-bunga
yang berwarna-warni tersusun rapih menyerupai karpet.
7.
Faunaland Ancol Jakarta
Berdiri diatas
lahan dengan luas sekitar 5 hektar yang terdiri dari daratan dan perairan. Faunaland
mengusung konsep Papua yang merupakan perpaduan antara benua Australia dan Asia
untuk menciptakan keindahan fauna, flora dan seni budaya regional.
8.
Pasar Seni
Tidak cuma menyajikan
kerajinan dan seni, disini juga ada akademi seni yang merupakan pendidikan
seni. Pengunjung terutama pelajar akan
diajarkan berbagai seni, seperti biola, drum, vocal dan lain-lain.
Wisata literasi juga erat
kaitannya dengan wisata edukasi, karena di dalam wisata literasi ada
nilai-nilai edukasinya. Jadikan waktu liburan kita bukan hanya sebagai sarana
menghabiskan waktu, tapi liburan yang produktif, liburan yang berkualitas,
liburan yang memberikan manfaat bagi kita dalam menambah pengetahuan, wawasan
atau bahkan menambahkan ilmu kita dalam berkarya.